08 Mei 2008

Dituduh Cabul, Rico Ceper Menangis

Jawa Pos, Jumat, 09 Mei 2008, JAKARTA - Presenter Rico Ceper, 34, mengaku sedih melihat judul halaman pertama beberapa media yang menyebut dirinya sebagai pelaku cabul dan penculik anak di bawah umur. Dia bahkan sempat menitikkan air mata saat menunjukkan beberapa judul harian ibu kota yang terbit kemarin.

Rico menjelaskan, dirinya sama sekali tidak menculik. Apalagi, menggagahi Stacy Vianda Lubis, 16, gadis yang beberapa bulan belakangan menjadi kekasihnya. Rico mengatakan, dirinya mengetahui Stacy meninggalkan rumah orang tuanya sejak Minggu (4/5). Namun, dia sama sekali tidak mengetahui ke mana Stacy pergi.

Rico baru bertemu Stacy Rabu siang. Ketika itu, Stacy menelepon Rico dan mengatakan akan bertandang ke rumah duda satu anak itu di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. "Dia bilang ada yang mau diceritain," kata Rico.

Dalam perjalanan ke rumah Rico, mobil Stacy menabrak pengendara motor. KTP dan SIM Stacy disita si pengendara motor. Dia pun meminta Rico cepat pulang untuk membantunya.

Setelah menyelesaikan urusan dengan pengendara motor, Rico mengantarkan Stacy ke bengkel di kawasan Bintaro untuk memperbaiki bagian depan mobil yang penyok.

Sepulang dari bengkel itulah, sekitar pukul 14.00, sekelompok pria yang menurut Rico kawan ayah Stacy, meminta sepasang kekasih itu ikut mereka. Sempat digiring ke Wisma Mampang, Rico lalu dibawa ke Mapolrestro Jakarta Selatan. "Pacar saya sendiri sudah membantah. Dia bilang pada penyidik bahwa tidak ada pencabulan atau penculikan. Ketika itu saya pulang hanya mau membantu dia yang habis kecelakaan," jelasnya.

Rico berharap, lewat jumpa pers itu, nama baiknya bisa terselamatkan. "Saya punya keluarga, anak, dan karir. Masalah ini sudah selesai dengan damai. Polisi mediatornya," paparnya.

Seperti halnya Rico, Stacy yang menghelat wawancara via telepon juga mengaku shock menyaksikan pemberitaan di media seputar kejadian itu.(rie/tia)

Tidak ada komentar: